ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS’ STRATEGIES IN SHAPING STUDENTS’ RELIGIOUS CHARACTER AT SMPIT INSAN
DOI:
https://doi.org/10.53806/ijcss.v7i2.1454Keywords:
Character Building, Islamic Religious Education, Students, Teacher Strategies.Abstract
This study examines Islamic Religious Education teachers’ strategies in shaping students’ religious character at SMPIT Insan Kamil Karanganyar. Strengthening religious character has become an important aspect of education in Islamic schools amid contemporary moral challenges faced by students. This study employed a descriptive qualitative field research design using observation, interviews, and literature review. The findings reveal that teachers implemented several strategies, including exemplary conduct, discipline, habituation, and special programs such as Bina Pribadi Islami (BPI) and Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT). Exemplary conduct emerged as the primary strategy because teachers function as role models for students. Supporting factors included collaboration among school members, a religious school culture, and effective teacher–student communication, while family-school inconsistency and limited instructional time became major obstacles. The study implies that successful religious character formation requires teacher strategies, supportive school culture, and active family involvement.
References
[1] M. Asrori, Psikologi Pembelajaran. Bandung, Indonesia: Wacana Prima, 2008.
[2] D. Budiansyah et al., Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Bandung, Indonesia: Ganeshindo, 2008.
[3] H. Gunawan, Pendidikan Karakter. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2012.
[4] A. Hafid et al., Konsep Dasar Ilmu Pendidikan Dilengkapi dengan UUD Sisdiknas. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2014.
[5] Hamdani, Strategi Belajar Mengajar. Bandung, Indonesia: Pustaka Setia, 2011.
[6] A. Hawi, Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam. Jakarta, Indonesia: PT RajaGrafindo Persada, 2013.
[7] S. Kurniawan, Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasinya secara Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat. Yogyakarta, Indonesia: Ar-Ruzz Media, 2013.
[8] Marzuki, Pendidikan Karakter Islam. Jakarta, Indonesia: Amzah, 2015.
[9] E. Mulyasa, Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara, 2013.
[10] A. N. Musthofiyah and H. Sholihah, “Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menangani anak inklusi di SD Hj Isriati Baiturahman 1 Semarang tahun 2018,” Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam, vol. 2, no. 2, p. 11, 2019.
[11] [M. Quthb, Sistem Pendidikan. Bandung, Indonesia: Al-Ma’arif, 1993.
[12] M. Samani, Pendidikan Karakter. Bandung, Indonesia: PT Remaja Rosdakarya, 2017.
[13] M. Samani and Hariyanto, Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya, 2012.
[14] R. A. Sani and M. Kadri, Pendidikan Karakter: Mengembangkan Karakter Anak yang Islami. Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara, 2016.
[15] A. N. Ulwan, Pendidikan Anak dalam Islam. Solo, Indonesia: Insan Kamil, 2018.
[16] A. Wibowo, Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta, Indonesia: Pustaka Pelajar, 2012.
[17] A. Wibowo, Manajemen Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta, Indonesia: Pustaka Pelajar, 2013.
[18] Zubaedi, Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta, Indonesia: Kencana, 2011.
[19] A. Tafsir, Ilmu Pendidikan Islam. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya, 2013.
[20] M. A. Al-Attas, The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur, Malaysia: International Institute of Islamic Thought and Civilization, 1999.
[21] A. Nata, Akhlak Tasawuf dan Pendidikan Karakter. Jakarta, Indonesia: Rajawali Pers, 2014.
[22] D. Narvaez and L. Nucci, Handbook of Moral and Character Education. New York, NY, USA: Routledge, 2014.
[23] M. Muslich, Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara, 2011.
[24] A. Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya, 2012.
[25] H. Langgulung, Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta, Indonesia: Pustaka Al-Husna, 2003.
[26] ]A. Tafsir, Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya, 2018.
[27] Z. Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara, 2014.
[28] A. Majid and D. Andayani, Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya, 2012.
[29] S. Nasution, Sosiologi Pendidikan. Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara, 2011.
[30] T. Ramayulis, Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta, Indonesia: Kalam Mulia, 2015.
[31] A. Muhaimin, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta, Indonesia: Rajawali Pers, 2012.
[32] [T. Lickona, Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York, NY, USA: Bantam Books, 1991.
[33] J. Berkowitz and M. Bier, “What works in character education,” Journal of Research in Character Education, vol. 5, no. 1, pp. 29–48, 2007.
[34] J. Epstein, School, Family, and Community Partnerships: Preparing Educators and Improving Schools. Boulder, CO, USA: Westview Press, 2011.
[35] L. Kohlberg, The Psychology of Moral Development. New York, NY, USA: Harper & Row, 1984.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aisyah Ainul Qolbi, Hakimuddin Salim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.